Nah pertanyaan diatas kembali mengingatkan kita yang jaga store. Sudahkah kita memaksimalkan potensial traffic yang kita miliki? Yakin sudah? Untuk mendapatkan new customer maka setiap store sangat tergantung pada traffic yang datang ke mall. Nah bagaimana kalo traffic ke mall nya tidak terlalu baik? Atau adakah potensial lain yang bisa dieksplor?
Secara umum dimall itu ada 2 (dua) jenis traffic.
- Mall Traffic, ini yang umum kita ketahui yaitu orang yang datang kedalam mall untuk berbelanja.
- Karyawan Mall, yup! Jangan salah ini juga termasuk traffic ke mall. Kenapa? Karena secara umum mereka juga dihari kosong perginya ke mall juga. Dan ini cukup jarang yang memanfaatkannya dengan baik.
Kita bahas yuk tentang Karyawan Mall ini, setiap hari untuk mall dengan 300 store dan 1 Dept Store dan 1 Hypermarket ada sekitar lebih kurang 1.500 orang per shift. Jumlah yang significant kan? Jika dihitung total sehari maka bisa sampai 3.000 an orang dan itu tiap hari datang ke mall.
Ya, tentu tidak setiap dari mereka merupakan Target Market product kita. Kita tetap harus memilah mereka berdasarkan Targeting kita. Namun untuk general product seperti Makanan & Minuman, Pakaian, Sepatu dan barang-barang yang tidak premium maka jenis traffic yang kedua ini sudah pasti sama potensialnya dengan traffic umum mall.
Beberapa keuntungan untuk mulai menggarap Traffic Karyawan Mall ini.
Captive Market
Artinya mereka adalah traffic tetapnya mall yang selalu ada. Bahkan saat mall lagi sepi sekalipun sebenarnya ada 1500an orang yang bisa jadi target market. Trus manfaat buat kita apa?
Captive market berarti kita bisa memiliki pelanggan tetap yang berpotensi membeli produk kita setiap hari. Yup! Setiap hari. Tergantung cycle of product usage. Jika seperti makanan maka bisa rutin harian. Seperti baju, maka ada kesempatan tiap gajian.
Paham Customer Behavior & Expectation nya
Karena mereka sama seperti kita sama-sama karyawan, maka kita bisa tau mulai dari daya beli, pola belanja hingga feed back mereka atas brand-brand yang ada di mall. Ini bagus banget!
Contoh: Karena sering makan bareng dikantin karyawan, kita jadi tau kalo mereka sebenernya suka ama baju-baju brand A, sayang harganya cukup mahal, namun sebetulnya kalo ada program karyawan seperti special price atau cicilan khusus maka mereka mau untuk ikutin syaratnya dan beli.
Atau kita juga tau kalo mereka hanya punya budget Rp.12.000,- sekali makan tapi pengen makan. So, dengan demikian harusnya kita bisa check kita punya resources, can we take this opportunity?
Nah dengan tau begini, yuk review your product trus lihat apa yang bisa dilakukan.
Beberapa idea basic yang bisa dilakukan adalah:
- Special Treatment untuk Karyawan, Mulai dari special price hingga fasilitas cicilan untuk karyawan.
- Special Product Offering, seperti menu khusus karyawan.
Yang penting satu hal, perlakukan mereka setara dengan regular traffic maka hasilnya akan sangat maksimal. Jangan pernah perlakukan sebagai “warga Negara kelas dua” karena kita juga tidak mau diperlakukan seperti itu kan?
So Lets do it Guys! Explore your creativity, maximize this tools ^.^