Tinggalkan komentar

Stock Card : Dokumen Penting Yang Sering Dilupakan

Stock Card atau biasa dikenal sebagai Kartu Stock merupakan Tools yang sangat mendasar dan sederhana dalam pengelolaan Inventory namun sangat penting.

Fungsi dasarnya adalah mencatat pergerakan keluar masuk inventory. Secara simple, stock card itu akan berisi beberapa kolom utama yaitu:

  1. Tanggal : Berisi catatan tanggal penerimaan dan pengeluaran
  2. Keterangan : Penjelasan atas pergerakan barang baik keluar maupun penerimaan
  3. In (Masuk) : Ini adalah kolom untuk menulis jumlah yang diterima
  4. Out (Keluar) : Ini adalah kolom untuk menulis jumlah yang keluar
  5. Balance (Saldo) : Ini adalah kolom selisih antara Stock Awal setelah ditambah dengan penerimaan atau dikurangi dengan pengeluaran yang hasilnya disebut dengan Stock Akhir
  6. Paraf : Ini adalah kolom verifikasi yang menerima atau yang mengeluarkan

Sangat penting untuk selalu mengisi stock card secara rutin dan benar. Stock Card adalah data awal yang akan menjadi acuan pada semua proses selanjutnya, mulai dari sebagai alat verifikasi penjualan barang, analisa perhitungan Inventory Turn Over hingga Aging of Inventory. Data Stock Card yang tidak di update secara berkala dan diisi dengan benar akan menjadikan data berikutnya menjadi menyesatkan bahkan tidak berguna.

Stock Card itu adalah salah satu tools yang menjadi subject to audit yang artinya :

  1. Kita tidak boleh bermain main dan anggap remeh dokumen penting ini.
  2. Perubahan pada stock card tidak boleh di Tipex dan harus diparaf baik oleh yang merubah dan supervisor atau manager level di store.
  3. Stock Card harus mudah diakses serta harus disimpan sesuai dengan periode yang sudah ditentukan baik oleh policy perusahaan atau petunjuk dari team auditor.

Untuk store level, stock card seharusnya tidak hanya sebagai catatan keluar masuk barang namun bisa menjadi analisa dasar dalam pengelolaan persediaan.
Contoh:

  1. Via stock card kita bisa mengetahui barang mana yang fast moving dan mana yang slow moving
  2. Via stock card kita bisa memprediksi kapan stock barang kita akan habis dan kapan harus melakukan order agar saat barang diterima stock masih mencukupi serta berapa jumlah barang yang harus di order
  3. Lihat tulisan ttg Inventory Turn Over dan Aging of Inventory untuk lihat hal lain manfaat dari stock card.

Nah kaget ya dengan banyak nya fungsi dari sebuah stock card yang simple? Implementasinya kita bahas pada tulisan yang lain ya.

Now your job, please check your stock card dan mulai lakukan review simple ya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: